Posted by: bisnisoke | 17 September 2011

Membangun Kepercayaan Diri

Pada suatu akhir pekan, seorang pria bernama Malcolm, bertempat tinggal di Vancouver, mengajak tunangannya berjalan-jalan melewati hutan utara British Colombia. Entah bagaimana mereka terjebak diantara seekor beruang dan anak-anaknya. Induk beruang itu, karena ingin melindungi anak-anaknya, menarik dan mencengkram tunangan Malcolm. Tinggi badan Malcolm hanya sekitar 157 cm, sedangkan beruang itu sangat besar. Namun, dia mempunyai keberanian dan berhasil membebaskan tunangannya. Kemudian, induk beruang menangkap Malcolm dan mulai meremukkan setiap tulang pokok di tubuhnya. Induk beruang mengakhiri serangan dengan menancapkan cakarnya pada wajah Malcolm dan mencakar lurus hingga ke kepala bagian belakang.

Ajaib, ternyata Malcolm tetap hidup. Selama delapan tahun dia berulang-ulang menjalani operasi pemulihan. Selama itu, para dokter telah melakukan semua bedah kosmetik yang mungkin bisa mereka lakukan. Namun, semua itu tidak cukup menolong Malcolm dan Malcolm memandang dirinya sebagai si buruk rupa. Dia tidak ingin lagi tampil di hadapan umum.

Oleh karena itu, pada suatu hari Malcolm naik dengan kursi rodanya ke atap lantai sepuluh gedung pusat rehabilitasi. Ketika sedang bersiap-siap untuk mendorong tubuhnya melintasi batas bangunan, ayahnya muncul. Sebelumnya, sang ayah mendengar bisikan hatinya yang menyuruh dia untuk menemui anaknya. Pada waktu yang tepat, sang ayah muncul di puncak tangga dan berkata, “Malcolm, tunggu sebentar.” Mendengar suara ayahnya, Malcolm membalikkan badan di atas kursi rodanya. Read More…

Posted by: bisnisoke | 17 September 2011

20 Kasus Konyol Yang Pernah Terjadi

1. Rumah Hangus Terbakar
Seorang wanita dari Tenesse yang kesal setelah memergoki suaminya tertidur dengan rokok ditangannya masih menyala sehingga melubangi kasurnya, meninggalkan sebatang rokok yang juga masih menyala di tempat yang sama hanya untuk “Memberitahukan pada suaminya apa akibatnya bila tertidur di kasur dengan rokok yang masih menyala!’ Alhasil, rumahnya pun ikut habis terbakar . . .

2. Si Jago Ngeles
Remo Jalosjos, seorang anggota kongres di Filipina divonis 173 tahun penjara atas tuduhan pemerkosaan berulang pada seorang anak berusia 11 tahun. Seperti apa hidupnya dipenjara?

Ia punya beberapa kamar sendiri, lengkap dengan tv, dapur, kamar mandi pribadi lengkap dengan pemanas air, dll. Ia bukan cuma menjual makanan ke rekan-rekan sepenjara, di kiosnya juga menyewakan lapangan tenis yang baru dibangunnya itu.

Ketika dikritik soal bagaimana ia mendapatkan perlakuan istimewa, ia ngotot bahwa itu salah pemerintah yang tidak sanggup memberikan perlakuan yang sama kepada para napi lainnya. (jago nih ngelesnya)

3. Airport yang Belum Pernah Dikunjungi Satupun Maskapai Penerbangan
St. Clair County, Illinois, telah menghabiskan dana $330 juta dollar untuk membangun sebuah airport yang ternyata selama setahun tidak pernah disinggahi satu pesawat pun, baik maskapai maupun pribadi, beroperasi 12 jam perhari dengan 27 pekerja, ditambah full team pemadam kebakaran dan maintenances, lucunya biaya renovasi sebesar $2.5 juta masih saja di approve meskipun sampai saat ini belum ada satupun maskapai bersedia menggunakan airport tersebut. Read More…

Posted by: bisnisoke | 17 September 2011

Pemenang

Siapa bilang mudah untuk menjadi pemenang ? Sesungguhnya menjadi pemenang memerlukan pengorbanan besar yang menuntut kesungguhan hati untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik dalam hidup, seringkali kita terjebak dalam rutinitas harian yang mengarahkan diri kepada kehancuran, karenanya menjadi pemenang tidaklah mudah.

Meski mengetahui jika tidak berolah raga maka berbagai penyakit akan datang bertamu, masih saja banyak orang yang lebih memilih bermalas-malasan memanjakan tubuh dengan tidur berkepanjangan, yang pada ujung-ujungnya di usia muda penyakit akut sudah menyerang. Meski mengetahui pentingnya berolah raga, tapi mengapa tak jua dilakukan ? Jawabannya, menjadi pemenang tidaklah mudah.

Meski mengetahui jika tidak menegakkan ibadah maka jiwa akan kering kerontang rasa gelisah mudah menghampiri, masih saja banyak yang lebih memilih lupa untuk sekedar mengerjakan ibadah ritual 5 kali sehari , akibatnya tanggung sendiri, hidup namun sesungguhnya tidak hidup, lebih tepat jika dikatakan hidup macam robot atau lebih parah lagi bak zombie. Meski mengetahui pentingnya beribadah, tapi mengapa tak jua dilakukan ? Jawabannya, menjadi pemenang tidaklah mudah.

Menjadi pemenang hakikatnya menjadi diri yang sejati, menjadi diri yang sesuai dengan tujuan penciptaan-Nya, karena itu sangatlah penting untuk menjadi pemenang. Meski kita memiliki musuh abadi, yaitu Iblis, yang tiada henti merayu kita untuk selalu menjadi yang terkalahkan namun janji Alloh pasti benar, bahwa hanya orang-orang yang beriman sajalah yang tidak akan mampu dikebiri oleh Iblis,hanya orang-orang beriman yang merdeka dari ajakan Iblis, maka kesimpulannya menjadi pemenang adalah perjalanan iman yang tiada pernah terputus hingga ruh terlepas dari jasadnya, hingga hari kebangkitan tiba di mana seluruh jiwa akan dimintakan pertanggung-jawabannya. ( SM )

Inilah repotnya jadi partai yang dibenci, baik oleh kalangan Islam sendiri, non muslim apalagi para penganut paham pluralisme, liberalisme dan sipilis.

Setelah tak bisa dikeluarkan dari koalisi, akhirnya Jaringan Islam Liberal memutar strategi untuk dapat menghancurkan PKS. Diantaranya :


1. Kasus Bom Buku di komunitas Utan Kayu yang notabenenya adalah kantor Jaringan Islam Liberal.


Berikut adalah [Analisis] Siapa Pelaku Bom Utan Kayu??? Yang saya copy dari  http://www.ajangkita.com/forum/viewtopic.php?f=40&t=271 Sebelumnya, saya menyampaikan duka cita dan ikut prihatin atas insiden bom yang terjadi di markas Komunitas Utan Kayu, tanggal 15 Maret 2011 kemarin. Ikut berduka juga buat pak polisi yang menjadi korban. Semoga dapat tabah dan cepat sembuh. Siapapun pelaku pemboman ini, dia pastilah seorang yang sangat biadab dan perlu kita doakan agar dia segera bertaubat dan menyadari kesalahannya. Melakukan teror dengan alasan dan latar belakang apapun merupakan tindakan yang sangat keji! Namun terlepas dari hal di atas, saya ingin menyampaikan beberapa analisis yang sempat beredar di masyarakat (khususnya di internet) mengenai dugaan “siapa sebenarnya pelaku bom ini”. Read More…

Posted by: bisnisoke | 17 Maret 2011

Kejanggalan Bom Ulil - JIL, Rekayasa Sudutkan Ba’asyir

ulilJAKARTA  voa-islam.com) Markas Jaringan Islam Liberal (JIL) diberi kado bom yang dikemas dalam buku tebal, Selasa (15/3/2011). Paket itu ditujukan kepada Ulil Abshar Abdalla pendiri JIL, dialamatkan ke kantor KBR 68 H, Jl. Utan Kayu 68 H, Jakarta Timur. Paket itu datang pukul 10 WIB di resepsionis. Paket berbungkus sampul cokelat tersebut berisi buku berjudul ”Mereka Harus Dibunuh karena Dosa-dosanya terhadap Kaum Muslimin.” Ketika dibuka, di dalam buku ada kabel, jam dan batere. Penemuan ini langsung dilaporkan kepada satpam, yang meneruskan laporan itu ke Kepolisian setempat. Read More…

Older Posts »

Categories