Posted by: bisnisoke | 17 Maret 2011

Bom Utan Kayu Bidik PKS

bomBom meledak di komunitas Utan Kayu, yang disasar adalah Ulil Abshar Abdalla, pentolan Jaringan Islam Liberal dan petinggi Partai Demokrat, namun sayang yang menjadi korban bukan yang dituju, melainkan orang lain yang hendak mengamankan bom,  bahkan salah seorang aparat keamanan dari kepolisian harus rela kehilangan tangan kirinya yang hancur oleh ledakan bom tersebut. Ulil sendiri adalah tokoh kontroversi yang pernyataan-pernyataannya sering menyakiti Umat Islam, maka tak ayal sosoknya pernah dijatuhi fatwa layak untuk dihukum mati oleh kelompok ulama dari Bandung.

Pertanyaannya apa hubungan ledakan bom ini dengan Partai Keadilan Sejahtera ( PKS ) salah satu partai politik yang berkoalisi dengan pemerintah ? Memang tak ada hubungannya, apalagi jika dikaitkan apakah pelakunya adalah salah seorang dari anggota PKS, itu jelas tidak mungkin, mengingat PKS selama ini mengusung jargon partai yang santun, itu dibuktikan dengan demonstrasi yang sering mereka adakan, meski dihadiri puluhan ribu kadernya toh tetap berjalan damai dan simpatik, tak terbayang akan lahir seorang pengebom dari rahim PKS yang sangat mengagungkan dakwah ini. Read More…

Posted by: bisnisoke | 17 Maret 2011

Salah Kaprah Membela Ahmadiyah

ahmadiyah1Ahmadiyah masih menjadi ulasan hangat diberbagai media nasional belakangan ini, apakah itu di koran atau pun televisi, kelompok minoritas ini seringkali ditampilkan sebagai korban kekerasan pihak Umat Islam yang memang mayoritas di negeri ini, sehingga para pembela Hak Azasi Manusia ( HAM ) dan kelompok liberal dengan berbagai simbolnya serempak ramai-ramai membela Ahmadiyah, maka berhadapanlah antara Umat Islam militan dengan para pembela Ahamdiyah, masih lumayan jika bentuk konfrontasi antara umat ini hanya sebatas ranah diskusi ilmiah, namun yang terjadi justru permusuhan yang berujung kepada kekerasan bahkan penghilangan nyawa, inilah yang membuat prihatin banyak pihak termasuk penulis.

Persoalan Ahamdiyah ini harus ditempatkan secara jernih dan objektif sehingga jalan keluar yang menguntungkan semua pihak dapat tercapai, sehingga tak ada lagi kekerasan atas nama agama terjadi di bumi pertiwi ini. Ahmadiyah sebenarnya bukanlah Islam, seperti halnya Syiah yang juga bukan Islam, mereka serupa tapi tidak sama, sesuatu yang mirip tentulah bukan si subjek itu sendiri, seperti misalnya ada orang yang sangat mirip dengan salah seorang artis, mau seperti apa juga ya cuma mirip, bukan lah si artis itu sendiri, jadi mesti bisa dibedakan mana yang asli dan bukan, dengan begitu persoalan menjadi jelas. Dalam Islam selama perbedaan itu masih dalam ranah fiqih / hukum syariat maka masih bisa ditoleransi dan tidak akan menyebabkan seseorang keluar dari Islam, tetapi jika perbedaan itu sudah menyangkut akidah / keyakinan maka perbedaan macam begini tidak lagi bisa ditoleransi lagi alias seseorang bisa dijatuhi hukum sebagai murtad atau keluar dari Islam. Berdasarkan bukti-bukti yang kuat dilapangan menunjukkan kalau Ahmadiyah itu memiliki perbedaan dalam soal keyakinan / akidah dengan Umat Islam , cobalah baca buku-buku karya ulama-ulama tersohor Ahmadiyah bahkan dalam kitab yang dijunjung tinggi dikalangan mereka sendiri yaitu Tadzkirah, sangat tampak bahwa mereka mengakui Mirza Ghulam Ahmad sebagai nabi setelah Nabi Muhammad SAW, artinya perbedaan yang ada antara Ahmadiyah dan Islam sudah sangat berbahaya karena menyangkut hal yang prinsip / baku dalam ajaran Islam itu sendiri. Bagi Islam, pengakuan atas kenabian Muhammad dan tidak ada nabi setelahnya adalah persoalan keyakinan dan harga mati, demikianlah yang sudah berjalan selama kurang lebih 1500 tahun, jika ada umat Islam yang kemudian mengakui ada nabi lagi setelah rosululloh SAW maka secara otomatis dia dapat dihukumi sebagai murtad kecuali bertaubat kepada Alloh Ta’ala atau kembali kepada Islam yang sebenarnya. Read More…

Posted by: bisnisoke | 12 Maret 2011

Tsunami Guncang Jepang

tsunami1Innalillahi wa inna ilihi roji’un… tsunami dan gempa yang menggoyang Jepang membuat siapapun bergidik ngeri saat menyaksikan kejadian dahsyat tersebut melalui televisi atau membacanya melalui koran, jadi teringat beberapa tahun silam tatkala Aceh ditimpa peristiwa serupa yang juga menelan korban jiwa yang tidak sedikit.

Demikianlah jika Alloh Ta’ala berkehendak, maka musibah sebesar apapun sangat mudah bagi-Nya, bagaimana tidak, Jepang yang notabene negeri yang biasa dihantam musibah terutama gempa bumi, sehingga masyarakatnya sangat siap apabila musibah serupa datang kembali, apalagi ditambah pemerintah Jepang telah menyiapkan infrastruktur dan sistem pengamanan super canggih untuk melindungi warganya dari hantaman musibah yang memang rutin terjadi. Akan tetapi apa daya, sehebat apapun manusia berusaha jika Alloh memiliki rencana, maka hanya rencana-Nya saja yang akan terjadi sementara manusia hanya bisa pasrah dan mengambil hikmah dari setiap peristiwa. Read More…

Posted by: bisnisoke | 11 Maret 2011

Wajah Politik Negeri Ini

debat1

Matinya hati para elit politik sangat kentara di muka publik, bagaimana mereka asyik masyuk berebutan kursi kabinet, saling melempar wacana-wacana kosong sudah terbiasa tersaji di hari-hari yang kian tak menentu, rakyat dijadikan ajang percobaan sebuah kebijakan, jika ada gonjang-ganjing maka mereka bersilat lidah bahwa isu yang berkembang bukanlah dari mulut mereka, namun jika rakyat adem - ayem maka mereka berlomba-lomba saling klaim bahwa ide wacana tersebut adalah milik mereka, benar-benar suatu sikap yang jauh dari ksatria.

Ada pula politikus yang terang-terangan membela tuannya, tak malu membela-bela seolah sang tuan adalah malaikat tak bernoda, seringkali karena getol membela akhirnya tersandera lidah sendiri, mulutmu harimaumu demikian ungkapan yang tepat untuk menggambarkan hal tersebut, saat ia melemparkan wacana tuannya layak untuk memimpin tiga periode, semua pihak yang mendengarnya marah karena gagasan tersebut inkonstitusional termasuk sang tuan, maka politikus itu hanya bisa mesem-mesem tak karuan, berharap penghargaan yang ada malah cacian, sungguh kasihan. Read More…

Posted by: bisnisoke | 11 Maret 2011

Buntut Revolusi Libya, Ganti Nama Masjid

masjid1

Sejak sebelum terjadi revolusi anti Gaddafi di Libya, nama masjid milik jamaah zikir Ustadz Arifin Ilham “Masjid Muammar Qodhafi” telah menuai banyak ‘perbincangan’ di kalangan aktivis Islam Indonesia.

Sebagian aktivis Islam walau berbicara dari belakang, menyatakan “Apa tidak salah tuh..nama masjidnya nama masjid thoghut Libya..” atau mungkin ada juga yang langsung bertanya ke ustadz Arifin Ilham soal penggunaan nama pemimpin otoriter Libya itu di masjid yang ada di komplek perumahan Bukit Azzikra Sentul tersebut.

Masjid “Muammar Qadhafy” sendiri bisa terlihat jelas dari Tol Jagorawi, jalan tol yang menghubungkan Jakarta dengan Bogor. Masjid ini terletak di bagian atas perumahan muslim AzZikra, dan telah diresmikan pada bulan Juli 2009 lalu. Pembangunan masjid menelan biaya hingga Rp 40 miliar. Sedangkan dana puluhan miliar untuk membangun masjid ini adalah bantuan dari Presiden Libya, Muammar Gaddafi. Read More…

« Newer Posts - Older Posts »

Categories