Ketika masih anak-anak, saat berjalan-jalan di pantai, Dr. Jeffrey Lang pernah bertanya pada ayahnya tentang keberadaan surga. Pertanyaan anak-anak yang memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan bisa jadi pertanda bahwa suatu saat kelak, Lang bakal menjadi sosok yang melihat segala sesuatu dengan cara berpikir logis dan rasional.
Tanda-tanda itu terbukti, ketika Lang dewasa akhirnya menjadi seorang profesor bidang matematika, bidang studi yang tidak memberi tempat bagi apapun, kecuali logika.
Lang menyelesaikan sekolah menengahnya di sekolah Katolik khusus laki-laki, Notre Dame Boys High. Sejak di sekolah menengah itu, Lang sudah menyatakan keberatannya atas kepercayaan adanya “Yang Maha Kuasa”. Pendeta, orang tua dan teman-teman sekelasnya gagal meyakinkan Lang tentang eksistensi Tuhan. Akhirnya, pada usia 18 tahun, Lang memilih menjadi seorang atheis dan itu berlangsung hingga 10 tahun sampai Lang menyelesaikan studi doktoralnya. Read More…
Alhamdulillah wa syukrulillah ….. 
